Pages

Sabtu, 20 September 2014

Pengantar E-Bussiness

 

Pengantar E-Bussiness

 Kali ini akan dibahas mengenai Pengantar E-Bussiness , cekidot!

       E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan  menggunakan sistem informasi komputer. Istilah e-business pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu  perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.  

Model-model E-Bussines:

1) B2C berkarakteristik : organisasi individu, nilai uang yang dilibatkan lebih kecil, dll

2) B2B berkarakteristik : antar organisasi.

3) B2G berkarakteristik : nilai uang yang dilibatkan lebih besar.

4) B2E berkarakteristik : hubungan yang kuat dan bekelanjutan. 

Dalam mengimplementasikan konsep e-business, terlihat jelas bahwa meraihkeunggulan  kompetitif  (competitive  advantage)  jauh  lebih  mudah dibandingkan mempertahankannya. Secara teoritis hal tersebut dapat dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:
·        Pada level operasional, yang terjadi dalam e-business adalah restrukturisasidan redistribusi dari bit-bit digital (digital management), sehingga mudah sekali bagi perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lain yang telah sukses;
·        Berbeda  dengan  bisnis  konvensional  dimana  biasanya  sebuah  kantor beroperasi 8 jam sehari, di dalam e-business (internet), perusahaan harus mampu melayani pelanggan selama 7 hari seminggu dan 24 jam sehari,karena jika tidak maka dengan mudah kompetitor akan mudah menyaingiperusahaan terkait;
   Berjuta-juta individu (pelanggan) dapat berinteraksi dengan berjuta-juta perusahaan  yang  terkoneksi  di  internet,  sehingga  sangat  mudah  bagi mereka untuk pindah-pindah perusahaan dengan biaya yang sangat murah (rendahnya switching cost);
       Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara  kompetitif, sehingga  kontrol  kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan; dan
     Mekanisme  perdagangan  terbuka  dan  pasar  bebas  (serta  teori  perfect competition) secara tidak langsung telah terjadi di dunia internet, sehingga seluruh  dampak  atau  dalil-dalil  sehubungan  dengan  kondisi  market semacam itu berlaku terjadi di dunia maya.

 Pengaruh E-Bussiness terhadap Proses Bisnis

1) Electronic Data Interchange (EDI) :

  protokol standar yang digunakan sejak 1970, untuk secara elektronik, mentransfer informasi anatar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis.

2) EDI :

  Meningkatkan  Tingkat akurat dan mengurangi biaya-biaya.

Aktivitas Utama

1. Inbound Logistics

2. Operasi Internal

3. Outbound Logistics

4. Penjualan dan Pemasaran

5. Pelayanan dan Dukungan Purnajunal

  Aktivitas Pendukung

1. Pembelian

2. Sumber Daya Manusia

3. Infrastruktur Perusahaan

Faktor-faktor Keberhasilan E-Bussiness

tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-bussiness atas strategi keseluruhan perusahaan.
Kemampuan untuk menjamin bahwa e-bussiness memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun: Validity, Integrity, Privacy.

Tiga Karakteristik Transaksi Bisnis (dalam e-bussiness)
Validitas : kedua pihak dalam transaksi harus menyatakan keaslian identitas keduanya untuk memastikan bahwa transaksi tersebut sah dan valid.
Intregritas : kedua pihak harus yakin bahwa informasi yang dipertukarkan akurat, dan tidak dapat diubahselama proses transaksi.
privasi : Kerahasiaan transaksi daninformasi apapun yang dipertukarkan harus disimpan dengan baik.

Manfaat e-Business bagi perusahaan Indonesia :
a. memberikan alternatif dan efisiensi ruang dan waktu dalam proses pengimplementasian dari semua perancangan yang telah di buat dan proses kinerja tiap karyawan terutama dalam unit perusahaann yang sangat besar yang tersebar di banyak wilayah.
b.  mempercepat proses bisnis dan menghilangkan atau mengurangi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kerugian seperti inkonsistensi data diantara unit-unit dalam perusahaan.
c.   meningkatkan produktivitas di area supply chain, manufacturing dan pengadaan produk.
d.     meningkatkan pelayanan kepada customers yang semakin memperkuat daya saing karena tingkat penggunaaan media internet oleh customers di Indonesia yang begitu besar.
e.   membantu perusahaan mempercepat development dan mensimulasikan peluang bisnis baru.

Sekian penjelasan tentang pengantar E-Bussiness. Salam Suksess!!!

 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar