Pengantar E-Bussiness
Kali ini akan dibahas mengenai Pengantar E-Bussiness , cekidot!
E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah e-business pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.
Model-model E-Bussines:
1) B2C berkarakteristik : organisasi individu, nilai uang yang dilibatkan lebih kecil, dll
2) B2B berkarakteristik : antar organisasi.
3) B2G berkarakteristik : nilai uang yang dilibatkan lebih besar.
4) B2E berkarakteristik : hubungan yang kuat dan bekelanjutan.
Dalam mengimplementasikan konsep
e-business, terlihat jelas bahwa meraihkeunggulan kompetitif (competitive
advantage) jauh lebih
mudah dibandingkan mempertahankannya. Secara teoritis hal tersebut dapat
dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:
·
Pada
level operasional, yang terjadi dalam e-business adalah restrukturisasidan redistribusi
dari bit-bit digital (digital management), sehingga mudah sekali bagi
perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lain yang telah sukses;
·
Berbeda dengan
bisnis konvensional dimana
biasanya sebuah kantor beroperasi 8 jam sehari, di dalam
e-business (internet), perusahaan harus mampu melayani pelanggan selama 7 hari
seminggu dan 24 jam sehari,karena jika tidak maka dengan mudah kompetitor akan
mudah menyaingiperusahaan terkait;
• Berjuta-juta
individu (pelanggan) dapat berinteraksi dengan berjuta-juta perusahaan yang
terkoneksi di internet,
sehingga sangat mudah
bagi mereka untuk pindah-pindah perusahaan dengan biaya yang sangat
murah (rendahnya switching cost);
• Fenomena
jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan
berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol
kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap
sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol
perusahaan; dan
• Mekanisme perdagangan
terbuka dan pasar
bebas (serta teori
perfect competition) secara tidak langsung telah terjadi di dunia
internet, sehingga seluruh dampak atau
dalil-dalil sehubungan dengan
kondisi market semacam itu
berlaku terjadi di dunia maya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar